Pemanfaatan Pesantren Dalam Meningkatkan Literasi Moderasi

Authors

  • Dadan Anugrah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Indonesia
  • Wawan Muhwan Hariri Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Indonesia

Abstract

Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi moderat yang toleran dan inklusif untuk mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045. Namun, meningkatnya ancaman radikalisme menuntut penguatan literasi moderasi melalui integrasi nilai toleransi, pluralisme, dan keterampilan digital dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran pesantren dalam meningkatkan literasi moderasi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan santri dan pengurus pesantren melalui observasi serta wawancara untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman tentang moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren dapat menjadi agen perubahan signifikan dalam menanggulangi radikalisme dan memperkuat perdamaian melalui penguatan literasi moderasi. Program penguatan literasi moderasi yang dilaksanakan di Pesantren Kebon Jambu Al-Islami dan Pesantren Daarul Mukhlisin berhasil meningkatkan kesadaran santri mengenai pentingnya toleransi, kerukunan, serta pemanfaatan media digital dalam menyebarkan nilai moderasi. Di Pesantren Kebon Jambu, dialog antar iman dan pelatihan pembuatan konten digital membangun pemahaman santri tentang hidup berdampingan secara harmonis. Sementara itu, di Pesantren Daarul Mukhlisin, dialog dengan pengasuh pesantren dan pelatihan serupa meningkatkan wawasan dan keterampilan santri. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan pesantren mampu mencetak generasi yang moderat, toleran, dan kreatif dalam memperkuat harmoni sosial.

Keywords:

Literasi, Moderasi, Pendidikan Islam, Pesantren, Toleransi

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles