Sosialisasi Penguatan Branding Minyak Bekatul Melalui Standarisasi Mutu Penunjang Kawasan Industri di Kabupaten Banyuwangi

Authors

  • Adi Pratama Putra Universitas PGRI Banyuwangi, Banyuwangi, Indonesia, Indonesia
  • Bagus Setyawan Universitas PGRI Banyuwangi, Banyuwangi, Indonesia, Indonesia
  • Tristi Indah Dwi Universitas PGRI Banyuwangi, Banyuwangi, Indonesia, Indonesia
  • Megandhi Universitas PGRI Banyuwangi, Banyuwangi, Indonesia, Indonesia
  • Fitriyanto Universitas PGRI Banyuwangi, Banyuwangi, Indonesia, Indonesia

Abstract

Kelompok tani wanita di Desa Kajarharjo Kalibaru Wetan yang dipimpin oleh Ibu Endang merupakan mitra yang ikut serta dalam pengembangan minyak bekatul dimana mitra PKM tim pengusul sebelumnya tahun 2023 yaitu kelompok tani bapak Sulihin yang merupakan suami ibu Endang yang masih dalam satu desa dengan kelompok tani bapak Abdullah Mitra PKM tahun 2022, keberlanjutan dari pengabdian tahun 2025 ini yang dimana proses pengembangan minyak bekatul baik dari segi produksi dan mengemas yang belum maksimal, membuat logo produk serta pemasaran masih lemah walaupun dari PKM sebelumnya bisa menghasilkan 20-50 liter perhari sedangkan hasil bekatul diwilayah Desa Kajarharjo sangat berlimpah (100-250kg/hari) dan bahkan dibuang begitu saja. Tujuan prioritas utama dalam pengabdian kali ini peningkatan produksi, perbaikan kualitas produk serta pemasaran produk dalam upaya peningkatan ekonomi petani padi dan manfaatnya adalah petani bisa paham tentang pengemasan produk. Metode yang digunakan adalah memasukkan minyak kedalam kemasan tertutup dan dirapatkan menggunakan sealer eletrik.Hasil yang didapat adalah minyak yang dihasilkan lebih banyak dan berkualitas karena pengemasan menggunakan alat yang steril. Simpulan dari hasil pengabdian ini adalah petani memiliki penambahan pendapatan tambahan selain menjual bekatul juga bisa memproduksi minyak bekatul.

Keywords:

padi, minyak bekatul, pengemasan

Author Biographies

Adi Pratama Putra, Universitas PGRI Banyuwangi, Banyuwangi, Indonesia

Kelompok tani wanita di Desa Kajarharjo Kalibaru Wetan yang dipimpin oleh Ibu Endang merupakan mitra yang ikut serta dalam pengembangan minyak bekatul dimana mitra PKM tim pengusul sebelumnya tahun 2023 yaitu kelompok tani bapak Sulihin yang merupakan suami ibu Endang yang masih dalam satu desa dengan kelompok tani bapak Abdullah Mitra PKM tahun 2022, keberlanjutan dari pengabdian tahun 2025 ini yang dimana proses pengembangan minyak bekatul baik dari segi produksi dan mengemas yang belum maksimal, membuat logo produk serta pemasaran masih lemah walaupun dari PKM sebelumnya bisa menghasilkan 20-50 liter perhari sedangkan hasil bekatul diwilayah Desa Kajarharjo sangat berlimpah (100-250kg/hari) dan bahkan dibuang begitu saja. Tujuan prioritas utama dalam pengabdian kali ini peningkatan produksi, perbaikan kualitas produk serta pemasaran produk dalam upaya peningkatan ekonomi petani padi dan manfaatnya adalah petani bisa paham tentang pengemasan produk. Metode yang digunakan adalah memasukkan minyak kedalam kemasan tertutup dan dirapatkan menggunakan sealer eletrik.Hasil yang didapat adalah minyak yang dihasilkan lebih banyak dan berkualitas karena pengemasan menggunakan alat yang steril. Simpulan dari hasil pengabdian ini adalah petani memiliki penambahan pendapatan tambahan selain menjual bekatul juga bisa memproduksi minyak bekatul.

Bagus Setyawan, Universitas PGRI Banyuwangi, Banyuwangi, Indonesia

Kelompok tani wanita di Desa Kajarharjo Kalibaru Wetan yang dipimpin oleh Ibu Endang merupakan mitra yang ikut serta dalam pengembangan minyak bekatul dimana mitra PKM tim pengusul sebelumnya tahun 2023 yaitu kelompok tani bapak Sulihin yang merupakan suami ibu Endang yang masih dalam satu desa dengan kelompok tani bapak Abdullah Mitra PKM tahun 2022, keberlanjutan dari pengabdian tahun 2025 ini yang dimana proses pengembangan minyak bekatul baik dari segi produksi dan mengemas yang belum maksimal, membuat logo produk serta pemasaran masih lemah walaupun dari PKM sebelumnya bisa menghasilkan 20-50 liter perhari sedangkan hasil bekatul diwilayah Desa Kajarharjo sangat berlimpah (100-250kg/hari) dan bahkan dibuang begitu saja. Tujuan prioritas utama dalam pengabdian kali ini peningkatan produksi, perbaikan kualitas produk serta pemasaran produk dalam upaya peningkatan ekonomi petani padi dan manfaatnya adalah petani bisa paham tentang pengemasan produk. Metode yang digunakan adalah memasukkan minyak kedalam kemasan tertutup dan dirapatkan menggunakan sealer eletrik.Hasil yang didapat adalah minyak yang dihasilkan lebih banyak dan berkualitas karena pengemasan menggunakan alat yang steril. Simpulan dari hasil pengabdian ini adalah petani memiliki penambahan pendapatan tambahan selain menjual bekatul juga bisa memproduksi minyak bekatul.

Tristi Indah Dwi, Universitas PGRI Banyuwangi, Banyuwangi, Indonesia

Kelompok tani wanita di Desa Kajarharjo Kalibaru Wetan yang dipimpin oleh Ibu Endang merupakan mitra yang ikut serta dalam pengembangan minyak bekatul dimana mitra PKM tim pengusul sebelumnya tahun 2023 yaitu kelompok tani bapak Sulihin yang merupakan suami ibu Endang yang masih dalam satu desa dengan kelompok tani bapak Abdullah Mitra PKM tahun 2022, keberlanjutan dari pengabdian tahun 2025 ini yang dimana proses pengembangan minyak bekatul baik dari segi produksi dan mengemas yang belum maksimal, membuat logo produk serta pemasaran masih lemah walaupun dari PKM sebelumnya bisa menghasilkan 20-50 liter perhari sedangkan hasil bekatul diwilayah Desa Kajarharjo sangat berlimpah (100-250kg/hari) dan bahkan dibuang begitu saja. Tujuan prioritas utama dalam pengabdian kali ini peningkatan produksi, perbaikan kualitas produk serta pemasaran produk dalam upaya peningkatan ekonomi petani padi dan manfaatnya adalah petani bisa paham tentang pengemasan produk. Metode yang digunakan adalah memasukkan minyak kedalam kemasan tertutup dan dirapatkan menggunakan sealer eletrik.Hasil yang didapat adalah minyak yang dihasilkan lebih banyak dan berkualitas karena pengemasan menggunakan alat yang steril. Simpulan dari hasil pengabdian ini adalah petani memiliki penambahan pendapatan tambahan selain menjual bekatul juga bisa memproduksi minyak bekatul.

Megandhi, Universitas PGRI Banyuwangi, Banyuwangi, Indonesia

Kelompok tani wanita di Desa Kajarharjo Kalibaru Wetan yang dipimpin oleh Ibu Endang merupakan mitra yang ikut serta dalam pengembangan minyak bekatul dimana mitra PKM tim pengusul sebelumnya tahun 2023 yaitu kelompok tani bapak Sulihin yang merupakan suami ibu Endang yang masih dalam satu desa dengan kelompok tani bapak Abdullah Mitra PKM tahun 2022, keberlanjutan dari pengabdian tahun 2025 ini yang dimana proses pengembangan minyak bekatul baik dari segi produksi dan mengemas yang belum maksimal, membuat logo produk serta pemasaran masih lemah walaupun dari PKM sebelumnya bisa menghasilkan 20-50 liter perhari sedangkan hasil bekatul diwilayah Desa Kajarharjo sangat berlimpah (100-250kg/hari) dan bahkan dibuang begitu saja. Tujuan prioritas utama dalam pengabdian kali ini peningkatan produksi, perbaikan kualitas produk serta pemasaran produk dalam upaya peningkatan ekonomi petani padi dan manfaatnya adalah petani bisa paham tentang pengemasan produk. Metode yang digunakan adalah memasukkan minyak kedalam kemasan tertutup dan dirapatkan menggunakan sealer eletrik.Hasil yang didapat adalah minyak yang dihasilkan lebih banyak dan berkualitas karena pengemasan menggunakan alat yang steril. Simpulan dari hasil pengabdian ini adalah petani memiliki penambahan pendapatan tambahan selain menjual bekatul juga bisa memproduksi minyak bekatul.

Fitriyanto, Universitas PGRI Banyuwangi, Banyuwangi, Indonesia

Kelompok tani wanita di Desa Kajarharjo Kalibaru Wetan yang dipimpin oleh Ibu Endang merupakan mitra yang ikut serta dalam pengembangan minyak bekatul dimana mitra PKM tim pengusul sebelumnya tahun 2023 yaitu kelompok tani bapak Sulihin yang merupakan suami ibu Endang yang masih dalam satu desa dengan kelompok tani bapak Abdullah Mitra PKM tahun 2022, keberlanjutan dari pengabdian tahun 2025 ini yang dimana proses pengembangan minyak bekatul baik dari segi produksi dan mengemas yang belum maksimal, membuat logo produk serta pemasaran masih lemah walaupun dari PKM sebelumnya bisa menghasilkan 20-50 liter perhari sedangkan hasil bekatul diwilayah Desa Kajarharjo sangat berlimpah (100-250kg/hari) dan bahkan dibuang begitu saja. Tujuan prioritas utama dalam pengabdian kali ini peningkatan produksi, perbaikan kualitas produk serta pemasaran produk dalam upaya peningkatan ekonomi petani padi dan manfaatnya adalah petani bisa paham tentang pengemasan produk. Metode yang digunakan adalah memasukkan minyak kedalam kemasan tertutup dan dirapatkan menggunakan sealer eletrik.Hasil yang didapat adalah minyak yang dihasilkan lebih banyak dan berkualitas karena pengemasan menggunakan alat yang steril. Simpulan dari hasil pengabdian ini adalah petani memiliki penambahan pendapatan tambahan selain menjual bekatul juga bisa memproduksi minyak bekatul.

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2025-10-21

Issue

Section

Articles