Meninjau Kembali Dilema Buy-vs-Build Menuju Opsi Pengembangan Hybrid: Studi Kasus Aplikasi Proyek Pengadaan yang Didanai Investor
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mendukung PT Trio Borneo Medika (TBM), sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah yang bergerak di bidang distribusi farmasi dan alat kesehatan, dalam mengatasi tantangan pengelolaan proyek pengadaan yang dibiayai melalui modal internal maupun investor eksternal dengan skema bagi hasil laba/rugi. Selama ini perusahaan masih bergantung pada proses manual berbasis spreadsheet yang menimbulkan keterlambatan, kesalahan pencatatan, serta keterbatasan transparansi bagi investor. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan solusi praktis guna meningkatkan pelaporan keuangan, monitoring proyek, dan akuntabilitas. Metode yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) yang mencakup analisis sistem berjalan, perancangan sistem, dan implementasi melalui pelatihan. Analisis menunjukkan bahwa prosedur yang ada tidak efisien dan tidak mendukung pemantauan secara real time. Pada tahap perancangan, ditawarkan dua alternatif: opsi buy melalui penggunaan software Accurate Accounting dengan modul proyek dan cost center, serta opsi build dengan mengembangkan aplikasi kustom berbasis low-code untuk menyediakan akses investor dan perhitungan bagi hasil. Implementasi dilakukan melalui workshop dengan data proyek pengadaan. Hasil menunjukkan bahwa strategi hybrid, yaitu menggabungkan software komersial untuk transaksi rutin dan modul kustom untuk kebutuhan investor, merupakan solusi paling efektif. Kesimpulan menegaskan bahwa sistem hybrid meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kepercayaan dalam proyek pengadaan alat kesehatan.
Keywords:
Buy or build, Proyek pengadaan, Alat kesehatan, Sistem Informasi Akuntansi, UMKM, Hybrid development systemPublished
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Noor Romy Rahwani, Hikmahwati, Mochammad Arif Budiman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work
