Optimalisasi Peran Pelatih dan Orangtua dalam Pencegahan Overtraining Syndrome Atlet Usia Dini

Authors

  • Fajar Syamsudin Universitas Negeri Semarang, Indonesia https://orcid.org/0000-0001-7506-5616
  • Dhias Fajar Widya Permana Indonesia
  • Tri Minarsih Indonesia
  • Bogy Febriatmoko Indonesia
  • Majora Nuansa Al-ghin Indonesia

Abstract

Overtraining Syndrome adalah gangguan kondisi fisik, mental dan emosional yang terjadi akibat atlet berlatih terlalu keras tanpa diiringi waktu yang cukup untuk berisirahat dan pulih. Diperkirakan ada 20-30% atlet usia dini menunjukkan gejala awal Overtraining Syndrome, mereka adalah atlet yang terlalu dini memilih spesialisasi cabang olahraganya. Pelatihan anak usia dini harus berpedoman pada LTAD (long term athlete development/ progam pembinaan atlet jangka panjang), lenih tepatnya pada tahap FUNdamentals/ aktifitas fisik menyenangkan (usia 6-9 tahun) dan Learning to Train / belajar untuk berlatih (usia 9-11 tahun). Dari kedua tahap itu tidak ada poin yang menyatakan bahwa anak usia dini harus mengikuti lomba/ kejuaraan, bahkan untuk berlatih saja mereka masih belajar dan mencoba. Berdasarkan hasil analisis situasi yang telah dilakukan oleh tim pengabdi di tempat mitra, dapat diidentifikasi bahwa permasalahan yang sedang dihadapi sekarang adalah banyak atlet usia dini yang merasa terpaksa ketika latihan, merasa terbebani ketika latihan terus menerus, dan kurangnya waktu bermain. Selain itu pelatih dan orangtua terlalu memberi tekanan kepada anak agar dapat latihan terus menerus dan meraih juara. Metode yang digunakan dalam kegitan ini adalah seminar edukasi, diberikan materi baik secara lisan dan tertulis dengan diskusi dua arah. Dihadiri oleh pelatih, binpres dan orangtua dari beberapa cabang olahraga unggulan KONI Kabupaten Sukoharjo. Penyampaian materi berkenaan dengan LTAD Fundamentals dan Learning to Train, dasar-dasar kepalatihan usia dini, tips dan trik membuat latihan menjadi menyenangkan dan disukai anak-anak. Kesimpulan dari keiatan ini adalah pelatih dan orangtua walisiswa sudah mengetahui dan paham bagaimana mencegah terjadi overtraining syndrome pada atlet usia dini.

Keywords:

Anak Kecil, Kelelahan Kronis, OVT, Atlet Usia Dini, Binpres, SDG's

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2025-10-16

Issue

Section

Articles