Gerakan Urban Farming Panen Dari Pekarangan Sendiri untuk Mewujudkan Pekarangan Hijau, Sumber Pangan Keluarga di Desa Nagarapageuh
Abstract
Masalah ketahanan pangan di tingkat rumah tangga semakin menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Desa Nagarapageuh, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis. Program Urban Farming yang dilaksanakan pada Juli 2025 adalah inisiatif mahasiswa KKN-T Universitas Majalengka bekerja sama dengan BPP Panawangan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan untuk menjadi sumber bahan pangan keluarga. Kegiatan ini mencakup konsolidasi dengan perangkat desa, persiapan media tanam, dan penyuluhan tentang teknik pertanian sederhana, seperti penanaman benih kangkung dan bayam menggunakan polybag. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil menarik perhatian masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga, untuk mulai menerapkan praktik Urban Farming. Ada peningkatan dalam hasil panen dan kesadaran mengenai pentingnya ketahanan pangan keluarga. Namun, masih terdapat kendala berupa kurangnya pengetahuan, alat, pupuk, dan akses ke pelatihan. Hubungan antara peserta dan penyuluh selama pemantauan juga membantu memperkuat komunitas lewat diskusi dan pertukaran pengalaman. Dengan adanya dukungan yang berkelanjutan dan program lanjutan, Urban Farming memiliki potensi yang sangat besar untuk meningkatkan ketahanan pangan, memberdayakan masyarakat, serta mendukung keberlanjutan lingkungan. Program ini perlu diperluas agar manfaat jangka panjang dapat dirasakan oleh masyarakat secara menyeluruh.
Keywords:
Urban Farming, ketahanan pangan, pekarangan, pemberdayaan masyarakatPublished
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Haris Fauzi, Tiara Oktafiani, Devina Siti Nurfauzani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work
