Penguatan Kapasitas Ibu dalam Higiene Rumah Tangga sebagai Mitigasi Risiko Diare Akibat Perubahan Iklim

Authors

  • Nur Lathifah Syakbanah Universitas Islam Lamongan, Indonesia
  • Marsha Savira Agatha Putri Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Lamongan, Indonesia
  • Rizky Rahadian Wicaksono Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Lamongan, Indonesia
  • Gading Wilda Aniriani Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Lamongan, Indonesia
  • Eko Sulistiono Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Lamongan, Indonesia
  • Muhammad Hanif Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Lamongan, Indonesia
  • Mimatun Nasihah Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Lamongan, Indonesia
  • Ninik Irmawati Program Studi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Lamongan, Indonesia

Abstract

Morbiditas diare balita sebagai salah satu penyakit sensitive iklim di Indonesia masih memprihatinkan. Factor individu, perilaku higiene rumah tangga, termasuk factor lingkungan perubahan suhu, kelembapan dan curah hujan. Ibu berperan penting dalam higiene rumah tangga termasuk tingkat pengetahuan ibu terhadap risiko lain diare yang diakibatkan perubahan iklim. Tujuan pengabdian berikut diselenggarakan untuk penguatan kapasitas pengetahuan ibu melalui edukasi higiene rumah tangga sebagai mitigasi risiko diare akibat perubahan iklim di Desa Karanganyar, Lamongan. Sasaran edukasi adalah ibu-ibu PKK yang diberikan sesi materi dan flyer sebagai media edukasi. Hasil menunjukkan partisipasi aktif ibu-ibu selama materi hingga sesi diskusi berakhir. Flyer cetak “MBOK-D: Ibu Higienis, Diare Sinis” sebagai media komunikasi, informasi dan edukasi yang menekankan aksi 6-D, khususnya dukungan terhadap literasi iklim dan kesehatan. Sinergi antara SDG ke-4, 6, 13, dan 17 terlaksana dari kegiatan edukasi pencegahan diare berikut. Disimpulkan dari kegiatan edukasi berikut sebagai mitigasi risiko diare adalah peran kunci ibu dalam praktek higiene sanitasi rumah tangga, kesadaran manfaat ASI eksklusif dan vaksin rotavirus, khususnya literasi iklim dan kesehatan di era perubahan iklim. Perlu kegiatan lanjut untuk menyoroti peningkatan literasi ibu terhadap isu iklim dan kesehatan dalam jangka panjang.

Keywords:

kapasitas, ibu, higiene, diare, perubahan iklim

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2025-10-13

Issue

Section

Articles