Penguatan Kapasitas Ibu dalam Higiene Rumah Tangga sebagai Mitigasi Risiko Diare Akibat Perubahan Iklim
Abstract
Morbiditas diare balita sebagai salah satu penyakit sensitive iklim di Indonesia masih memprihatinkan. Factor individu, perilaku higiene rumah tangga, termasuk factor lingkungan perubahan suhu, kelembapan dan curah hujan. Ibu berperan penting dalam higiene rumah tangga termasuk tingkat pengetahuan ibu terhadap risiko lain diare yang diakibatkan perubahan iklim. Tujuan pengabdian berikut diselenggarakan untuk penguatan kapasitas pengetahuan ibu melalui edukasi higiene rumah tangga sebagai mitigasi risiko diare akibat perubahan iklim di Desa Karanganyar, Lamongan. Sasaran edukasi adalah ibu-ibu PKK yang diberikan sesi materi dan flyer sebagai media edukasi. Hasil menunjukkan partisipasi aktif ibu-ibu selama materi hingga sesi diskusi berakhir. Flyer cetak “MBOK-D: Ibu Higienis, Diare Sinis” sebagai media komunikasi, informasi dan edukasi yang menekankan aksi 6-D, khususnya dukungan terhadap literasi iklim dan kesehatan. Sinergi antara SDG ke-4, 6, 13, dan 17 terlaksana dari kegiatan edukasi pencegahan diare berikut. Disimpulkan dari kegiatan edukasi berikut sebagai mitigasi risiko diare adalah peran kunci ibu dalam praktek higiene sanitasi rumah tangga, kesadaran manfaat ASI eksklusif dan vaksin rotavirus, khususnya literasi iklim dan kesehatan di era perubahan iklim. Perlu kegiatan lanjut untuk menyoroti peningkatan literasi ibu terhadap isu iklim dan kesehatan dalam jangka panjang.
Keywords:
kapasitas, ibu, higiene, diare, perubahan iklimPublished
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Lathifah Syakbanah, Marsha Savira Agatha Putri, Rizky Rahadian Wicaksono, Gading Wilda Aniriani, Eko Sulistiono, Muhammad Hanif, Mimatun Nasihah, Ninik Irmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work
