Digitalisasi Pendampingan Kader UKS Dan Pemberdayaan Keluarga Sebagai Upaya Pencegahan Acute Kidney Injury (AKI) pada Anak Usia Sekolah

Authors

  • Nety Mawarda Hatmanti Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia, Indonesia
  • Endah Budi Permana Putri Program Studi S1 Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia, Indonesia
  • Ima Nadatien Program Studi Magister Keperawatan Terapan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia, Indonesia
  • Lini Delina Program Studi S1 Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia, Indonesia
  • Yurike Septianingrum Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia, Indonesia
  • Rachma Rizqina Mardhotillah Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi Bisnis dan teknologi Digital, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Surabaya, Indonesia, Indonesia

Abstract

Angka kejadian Acute Kidney Injury (AKI) pada anak menunjukkan peningkatan dan sering kali diawali oleh infeksi serta pola hidup tidak sehat. Pencegahan sejak dini dapat dilakukan melalui edukasi kesehatan dan pemantauan status gizi yang melibatkan pihak sekolah dan keluarga. Kegiatan dilakukan di SD Al-Islah Rungkut Surabaya melalui tahapan koordinasi, edukasi tentang pencegahan AKI, pengukuran tinggi dan berat badan siswa kelas VI, serta perhitungan IMT. Hasil IMT dicatat secara digital melalui Google Form dengan akun sekolah. Edukasi juga diberikan kepada orang tua melalui WhatsApp group untuk meningkatkan kesadaran gizi seimbang dan hidrasi cukup.  Sebanyak 127 siswa mengikuti pemeriksaan. Hasil menunjukkan 46,5% siswa memiliki status gizi normal, 35,4% underweight, 11% overweight, dan 7,1% obesitas. Digitalisasi pencatatan IMT berjalan efektif dan dapat digunakan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah. Orang tua juga berperan aktif dalam edukasi lanjutan melalui media digital. Digitalisasi pendampingan kader UKS dan pemberdayaan keluarga terbukti efektif sebagai strategi preventif AKI pada anak usia sekolah. Kolaborasi sekolah dan keluarga, serta pemanfaatan teknologi sederhana, mendukung keberlanjutan program pemantauan dan edukasi kesehatan anak.

Keywords:

AKI, status gizi, digitalisasi, kader UKS, pemberdayaan keluarga

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2025-10-14

Issue

Section

Articles