Strategi Pencegahan Stunting Melalui Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Partisipatif di Desa Tanjung Belit

Authors

  • Heffi Christya Rahayu Universitas Pasir Pangaraian, Rokan Hulu, Indonesia , Indonesia
  • Muhammad Fajri Universitas Pasir Pangaraian, Indonesia
  • Febiana Gitya Universitas Gadjah Mada, Indonesia

Abstract

Stunting merupakan masalah malnutrisi kronis yang berdampak signifikan terhadap perkembangan anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Program pengabdian ini dilaksanakan di Desa Tanjung Belit, Kabupaten Rokan Hulu, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan memberdayakan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting melalui ketahanan pangan. Metode yang digunakan meliputi diskusi, edukasi interaktif, dan pelatihan praktis dalam tiga tahap: sosialisasi gizi seimbang, pemanfaatan pangan lokal, serta budidaya tanaman bergizi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan makanan, pemanfaatan pekarangan, serta kesadaran gizi. Evaluasi menunjukkan peningkatan partisipasi dan adopsi praktik pangan lokal. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan rumah tangga dan pencegahan stunting secara berkelanjutan berbasis masyarakat.

Keywords:

Pencegahan Stunting, Ketahanan Pangan, Pangan Lokal, Pemberdayaan Masyarakat

Author Biography

Heffi Christya Rahayu, Universitas Pasir Pangaraian, Rokan Hulu, Indonesia

Stunting merupakan masalah malnutrisi kronis yang berdampak signifikan terhadap perkembangan anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Program pengabdian ini dilaksanakan di Desa Tanjung Belit, Kabupaten Rokan Hulu, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan memberdayakan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting melalui ketahanan pangan. Metode yang digunakan meliputi diskusi, edukasi interaktif, dan pelatihan praktis dalam tiga tahap: sosialisasi gizi seimbang, pemanfaatan pangan lokal, serta budidaya tanaman bergizi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan makanan, pemanfaatan pekarangan, serta kesadaran gizi. Evaluasi menunjukkan peningkatan partisipasi dan adopsi praktik pangan lokal. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan rumah tangga dan pencegahan stunting secara berkelanjutan berbasis masyarakat.

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2025-10-19

Issue

Section

Articles