Peningkatan Kapasitas Komunikasi Warga Desa Jayamekar Memasuki Era Keterhubungan Informasi

Authors

  • Cevi Mochamad Taufik Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Heni Haryani Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Rizqi Ghassani Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Diny Fitriawati Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Ira Lusiawati Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Suhaeri Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Erna Suminar Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Gilang Bintang Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Didin Sabarudin Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Dini Nur Fadhilah Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Fauzan Ahdi Widaputra Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Gita Eka Sila Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Muh Resa Yudanto Suldani Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Hasim Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Widia Sari Tresnoati Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Krisna Aditya Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Jentot Tugiyono Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia
  • Miftahul Fikri Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia

Abstract

Pemerataan jaringan internet memberikan dampak positif bagi kemajuan desa. Kedalaman isi dan keluasan informasi yang dihadirkannya dapat memenuhi beragam keperluan. Meski tidak dapat disangkal bahwa internetisasi dapat memberikan dampak negatif, namun melalui tuntunan yang diarahkan untuk memberikan pemahaman mengenai perubahan fundamental yang mengubah tatanan, kultur, dan kebiasaan lama ke era digital, dapat mengarahkan desa ke arah semestinya. Realitasnya, desa sudah menjadi bagian dunia global sehingga perlu penyesuaian dalam memahami secara tepat berbagai simbol-simbol yang disebarluaskan melalui jaringan internet dan simbol digital yang dianggap relatif asing. Berdasarkan kondisi tersebut, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) menekankan pada kondisi tersebut, dengan tujuan meningkatkan kapasitas komunikasi masyarakat Desa Jayamekar Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) di era digital. Metode PkM yang digunakan adalah metode ceramah dan ditindaklanjuti dengan diskusi untuk memberikan pemahaman mengenai ilmu komunikasi dalam hubungannya dengan penggunaan intenet. Hasil PkM menciptakan pemahaman dan kesadaran peserta yang terdiri dari warga desa Jayamekar untuk mampu memahami bergagai simbol yang komunikasi yang diterimanya dari internet. Sebagai peserta yang aktif di lingkungan kemasyarakatan, mereka akan menyebarluaskan pengetahuannya kepada masyarakat lainnya agar lebih tepat dalam memahami internet dengan segala kandungannya.

Keywords:

Internetisasi, Desa global, komunikasi digital

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2025-10-04

Issue

Section

Articles