Penguatan Manajemen Organisasi dan Jiwa Wirausaha Komunitas Tukang Bangunan di Daerah Rawan Gempa

Authors

  • Desiana Vidayanti Universitas Mercu Buana, Indonesia
  • Daru Asih Universitas Mercu Buana, Indonesia
  • Oties T Tsarwan Universitas Mercu Buana, Indonesia
  • Rika Rahmawati Universitas Mathla'ul Anwar, Indonesia

Abstract

Tukang bangunan memainkan peran penting dalam menyediakan hunian yang layak, khususnya di daerah rawan gempa. Namun, banyak dari mereka masih bekerja secara individual atau dalam kelompok informal yang belum memiliki struktur organisasi yang jelas, serta minim pemahaman tentang manajemen dan kewirausahaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas organisasi dan jiwa wirausaha komunitas tukang “Sinergi Tukang” di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, diskusi kelompok, simulasi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman dari 39,3 menjadi 79,3 atau naik sebesar 101,8 persen. Peserta mulai memahami pentingnya pembagian peran, menyusun jadwal kerja, serta mengelola alat kerja secara bergiliran. Meskipun belum terbiasa menggunakan media sosial, peserta mulai mengenali manfaatnya untuk promosi jasa tukang secara kolektif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan manajerial yang kontekstual dan praktis dapat meningkatkan kapasitas komunitas tukang untuk menjadi kelompok kerja yang lebih terorganisir dan siap bersaing secara ekonomi

Keywords:

pengabdian masyarakat, tukang bangunan, manajemen komunitas, kewirausahaan, pelatihan partisipatif

Downloads

Abstract Views : 0
Downloads Count: 0

Published

2025-10-15

Issue

Section

Articles