Evaluasi bobot badan Sapi Bali (Bos sondaicus) pada masa qurban di Kabupaten Karangasem, Propinsi Bali

Authors

  • yuga suwarsa Universitas Persatuan Islam, Indonesia
  • Wahyu Suryadi Pranata Fakultas Peternakan Universitas Persatuan Islam, Indonesia
  • Ai Nurfaidah Fakultas Peternakan Universitas Persatuan Islam, Indonesia
  • Rizki Prasetiadi Indonesia
  • Asep Rahmat Haerudin Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31949/agrivet.v13i2.16422

Abstract

This study aimed to compare the body weight of Bali cattle weighed as qurban animals during Eid al-Adha 1445 H (2024 AD) and 1446 H (2025 AD) in Karangasem Regency, Bali Province. Body weight data were obtained from the weighing of 202 head of cattle in 1445 H and 223 head of cattle in 1446 H. Descriptive analysis was performed to determine the mean, standard deviation, and coefficient of variation (CV), while the comparison between years was conducted using the Mann–Whitney U test, since the data were not normally distributed based on the Shapiro–Wilk and Kolmogorov–Smirnov tests (p < 0.05). The results showed that the average body weight of Bali cattle in 1445 H was 337.74 ± 55.13 kg with a CV of 16.32%, while in 1446 H the average body weight was 331.79 ± 47.96 kg with a CV of 14.46%. CV values below 20% indicated that cattle body weights were relatively homogeneous, with higher uniformity observed in 1446 H. The Mann–Whitney U test yielded a significance value of p = 0.362 (p > 0.05), indicating that there was no significant difference in Bali cattle body weight between the two years. It can be concluded that the body weight of Bali cattle slaughtered for Eid al-Adha in Bali was relatively stable across years, reflecting consistent management practices and the genetic contribution of Bali cattle in maintaining stable body weight performance.

Keywords:

Bali Cattle, keseragaman, body weight, eiduladha, uniformity

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrijal, A., dkk. (2024). Dinamika Kelompok Peternak Sapi Bali Berbasis Kearifan Lokal. Armadah, 7(1).

Anwar, M. (2023). Penyuluhan Manajemen Beternak Sapi Potong di Kelompok Ternak Tunas Maju. Jurnal Karya Sosial, 4(3).

Aryogi, a., hakim, l., & putra, w. P. B. (2020). Performans sapi bali pada berbagai pola pemeliharaan. Jurnal ilmu ternak dan veteriner, 25(1), 1–10.

Direktorat jenderal peternakan dan kesehatan hewan. (2022). Statistik peternakan dan kesehatan hewan 2022. Kementerian pertanian ri.

Faridah, d. (2016). Metamorfosis ibadah qurban dalam al-qur`an. Qaf jurnal ilmu al-qur’an dan tafsir. Talib. C. (2002). Sapi bali di daerah sumber bibit dan peluang pengembangannya. Wartazoa vol. 12 no. 3 th. 2002. Balai penelitian ternak

Kecamatan kubu dalam angka. Bps. 2024. Kecamatan kubu dalam angka. Vol 4-2024.

Komariah, d. J. Setyono, & aslimah. 2015. Karakteristik kuantitatif dan kualitatif kambing dan domba sebagai hewan qurban di mitra tani farm. Buletin peternakan. 39 (2): 84-91.

Komariah, s. Rahayu, v. A. Mendrofa, & s. Priyanto. 2022. Dentifikasi karakteristik hewan qurban di masjid kompleks perumahan wilayah kota bogor

Praharani, l., martojo, h., noor, r. R., & sumantri, c. (2013). Heritabilitas sifat pertumbuhan sapi bali. Jurnal ilmu ternak dan veteriner, 18(3), 161–168.

Sembada p., a. Hakim, dan s. D. S. Andik. 2021. Dampak pandemi covid 19 terhadap tataniaga hewan qurban di jabodetabek: studi kasus pada mahir farm. Jurnal ilmu produksi dan teknologi hasil peternakan. Vol. 09 no. 2 juni 2021, hlm: 64-71

Septyan mkd, dimanjuntak s., wibowo a., dan suhardi . 2023. Perbandingan akurasi pendugaan bobot badan sapi bali (bos sondaicus) menggunakan rumus lambourne, schrool dan djagra. Jurnal nukleus peternakan . Desember 2023, vol. 10 no. 2: 36 – 43. Https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/nukleus/article/view/13214

Sheskin, d. J. (2011). Handbook of parametric and nonparametric statistical procedures (5th ed.). Boca raton: chapman & hall/crc.

Soeparno. (2015). Ilmu dan teknologi daging. Yogyakarta: gadjah mada university press.

Sugiarto, E., dkk. (2015). Kompetensi Penyuluh dan Pemberdayaan Peternak Sapi Potong di Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Penyuluhan, 11(1).

Sugiyono (2017). Statistika untuk penelitian. Bandung: alfabeta.

Tagoi ky, ilham f, laya nk.. 2020. Analisis morfometrik ukuran tubuh kambing lokal umur pra sapih yang di pelihara secara tradisional. Jambura jurnal of animal science 3(1): 38-45.

Talib, c., entwistle, k., siregar, a., budiarti-turner, s., & lindsay, d. R. (2002). Survey of population and production dynamics of bali cattle and existing breeding programs in indonesia. Bali cattle workshop, bali.

Talib, c., entwistle, k., siregar, a., & fordyce, g. (2003). Sapi bali: potensi dan strategi pengembangan. Badan penelitian dan pengembangan pertanian.

Utsaimin, m. S. A. 2002. Tatacara qurban tuntunan nabi saw. Media hidayah, jogjakarta.

Wiyatna, m. F. 2007. Perbandingan indek perdagingan sapi-sapi indonesia (sapi bali, madura,po) dengan sapi australian commercial cross (acc). Urnal ilmu ternak, juni 2007, vol. 7 no. 1, 22– 25

Downloads

Abstract Views : 25
Downloads Count: 31

Published

2025-12-07

How to Cite

suwarsa, yuga, Wahyu Suryadi Pranata, Ai Nurfaidah, Rizki Prasetiadi, & Asep Rahmat Haerudin. (2025). Evaluasi bobot badan Sapi Bali (Bos sondaicus) pada masa qurban di Kabupaten Karangasem, Propinsi Bali. Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), 13(2), 372–378. https://doi.org/10.31949/agrivet.v13i2.16422

Issue

Section

Articles