Peningkatan kualitas tanah melalui formulasi sludge industri, arang sekam, dan kompos

Authors

  • Indri Hapsari Fitriyani Department of Soil Science and Land Resources, IPB University, Indonesia
  • Fahrizal Hazrah IPB University, Indonesia
  • Shobrina Muthmainnah Nurdifa IPB University, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31949/agrivet.v13i2.15378

Abstract

Industrial wastewater sludge is rich in organic matter and nutrients and has the potential to be used as a amendments despite its high moisture content (91,87%). Rice husk charcoal can address moisture and heavy metal content to achieve quality standards. This study aims to determine the optimal combination of each material and to investigate the correlation between chemical and biological properties. Incubation of the growing medium (sludge, rice husk charcoal, compost) was conducted using seven different material combinations with a completely randomized design. Soil chemical analysis (pH, organic carbon, N, P, K, KTK) and soil biological analysis (total microbes and fungi) were conducted after one month of incubation. The results showed that MSG sludge is nutrient-rich (organic carbon 46.63%, N 7.30%) but Fe (27,836 ppm) and Pb (54 ppm) exceed the limits. Treatment P1 (100% sludge, 75% rice husk charcoal, and 50% compost) had the highest total microorganisms and fungi (0.75 × 10⁵ CFU/g and 0.88 × 10⁵ CFU/g), as well as the highest pH, organic carbon, N, P, K, and KTK. Fe increased while Pb decreased. Treatment P1 was the best combination and met the quality standards for soil conditioners. Microbes and fungi were positively correlated with pH. KTK was positively correlated with pH and organic carbon. An increase in pH had the highest positive correlation with the growth of microbes and fungi.

Keywords:

amendements, compost, husk charcoal, organic matter, sludge

Downloads

Download data is not yet available.

References

[BPS] Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia. 2022. Lingkungan. Bps.go.id. (diakses pada tanggal 9 Juni 2025).

[BBPSI] Badan Pengujian Standar Instrumen Tanah dan Pupuk. 2023. Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, Dan Pupuk (Petunjuk Teknis Edisi 3). Bogor: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

[Kementan] Keputusan Menteri Pertanian Nomor 261 Tahun 2019 Persyaratan Teknis Minimal Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah. 2019.

Andhika S, Effendi AJ. 2018. Pemanfaatan hasil pengolahan sludge produced water industri lng sebagai fertilizer atau pembenah tanah. Jurnal Teknik Lingkungan. 24(2): 92-101.

Anwar S, Sudadi U. Kimia Tanah. 2013. Bogor: Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan.

Arifudin, Setiyono, Priyanto FE, Sulistia S. 2019. Evaluasi instalasi pengolahan air limbah industri pengolahan makanan. Jurnal Air Indonesia. 11(1): 32-37.

Bachtiar B, Ahmad AH. 2019. Analisis kandungan hara kompos johar cassia siamea dengan penambahan aktivator promi. Bioma: Jurnal Biologi Makassar. 4(1): 68-76.

Cahyaninugroho GR, Hidayah EN. 2023. Potensi pemanfaatan lumpur dari proses pengolahan air limbah industri. Nusantara Hasana Journal. 3(2): 22-26.

Chen Z, Zhang J, Huang L, Yuan Z, Li Z, Liu M. 2019. Removal of Cd and Pb with biochar made from dairy manure at low temperature. Journal of Integrative Agriculture. 18(1): 201–210.

Fajrina C, Arabia T, Sufardi. 2019. Distribusi Fe- dan Al-humus serta C organik tanah pada entisol dan inceptisol di lahan kering Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah. 4(1): 664-676.

Fitriyani IH, Widyastuti R, Yusuf SM, Wulandari AP. 2023. Analisis korelasi sifat biologi, kimia dan fisika tanah pada berbagai ketinggian tempat di Bandung, Jawa Barat. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan. 25(2): 64-70.

Gelyaman GD. 2018. Faktor-faktor yang mempengaruhi bioavailabilitas besi bagi tumbuhan. Jurnal Saintek Lahan Kering. 1(1): 17-19.

Gultom YL. 2024. Kajian ketersediaan unsur hara mikro (Fe, Cu, dan Zn) pada lahan sawah dengan perlakuan pengelolaan air dan bahan organik [skripsi]. Malang: Universitas Brawijaya

Indriyanti S. Priyono, Bahri S. 2022. Pengaruh arang sekam dan dosis pupuk npk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian. 24(1): 139-146.

Juliana E, Sarifuddin, Jamilah. 2015. Pemberian zeolit dan arang sekam pada lahan sawah tercemar limbah pabrik terhadap pb tanah dan tanaman padi. Jurnal Online Agroekoteknologi. 3(2): 703-709.

Kusbianto DE, Sitompul LY, Sari AP, Oetama BS. 2023. Total mikroba pada tanah yang dicemari sludge limbah pabrik kertas dengan perlakuan pupuk guano. Jurnal Berkala Ilmiah Pertanian. 6(2): 43-47.

Lestari DS, Brata R, Widyastuti R. 2017. PENGARUH Trichoderma Sp. dan molase terhadap sifat biologi tanah di sekitar lubang resapan biopori pada latosol Darmaga. Jurnal Buletin Tanah dan Lahan. 1(1): 17-22.

Li H, Dong X, Silva EB, de Oliveira LM, Chen Y, Ma LQ. 2017. Mechanisms of metal sorption by biochars: Biochar characteristics and modifications. Chemosphere. 178(1): 466–478.

Liang B, Lehmann J, Solomon D, Kinyangi J, Mbugua M, Pell A, Smernik RJ. 2006. Black carbon increases cation exchange capacity in soils. Soil Science Society of America Journal. 70(5): 1719–1730.

Mahardhika BEP, Suwardji, Fauzi, Sudarmawan. 2023. Variasi bahan baku biochar terhadap kualitas tanah dan produktivitas tanaman kedelai di lahan kering Lombok Utara. AGROTEKSOS: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian. 33(3): 969-975.

Musdi, Kurniawan H, Parlaongan. 2021. Pemanfaatan limbah padi menjadi arang sekam oleh petani lahan gambut. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. 5(2): 277-281.

Nirtha RI, Sari DP. 2018. Analisis nilai pH dan konsentrasi logam besi (Fe) pada media lahan basah buatan aliran horizontal bawah permukaan yang mengolah air saluran reklamasi. Jurnal Enviro Scienteae. 14(3): 200-210.

Nurmalasari, AI, Supriyono, Budiastuti MTS, Nyoto S, Sulistyo TD. 2021. Pengomposan jerami padi untuk pupuk organik dan pembuatan arang sekam sebagai media tanam dalam demplot kedelai. Jurnal PRIMA. 5(2): 102-109.

Nurnikmat TZ, Arabia T, Sufardi. 2020. Kandungan Fe, Al, dan Si bebas dan status kesuburan tanah pada Entisol dan Inceptisol di lahan kering Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian. 4(2): 446-456.

Ohiwal M, Widyastuti R, Sabiham S. 2017. Populasi mikrob fungsional pada rhizosfer kelapa sawit di lahan gambut Riau. Jurnal Ilmu Tanah Lingkungan. 19(2): 74-80.

Pandapotan CD, Mukhlis, Marbun P. 2017. Pemanfaatan limbah lumpur padat (sludge) pabrik pengolahan kelapa sawit sebagai alternatif penyediaan unsur hara di tanah ultisol. Jurnal Agroekoteknologi. 5(2): 271-276.

Riskirana R, Mulyati, Jubaidi. 2014. Efektifitas arang sekam padi dan ampas kelapa kering dalam menurunkan kadar timbal pada air sumur. Jurnal Media Kesehatan. 7(1): 1-99.

Rosmarkam A, Yuwono NW. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Safitri FL, Susilowati LE, Sutriono. 2023. Residual N-Total and P-available in the rizosphere of Arachis hypogaea l. at various soil moisture content fertilized by mushroom baglog compost. Jurnal Biologi Tropis. 23(4): 420-427.

Sasmita A, Elystia S, Fajri SM. 2021. Penyisihan logam Berat Pb pada tanah dengan penambahan biochar sekam padi. Jurnal Riset Teknologi Industri. 15 (2): 268-278.

Simanihuruk BW, Lumbantoruan YO, Gusmara. 2020. Takaran dosis lumpur sawit dan pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays l) pada Ultisols di Bengkulu. JIPI: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia. 22(2): 85-92.

Soesana A, Subakti H, Karwanto, Fitri A, Kuswandi S, Sastri L, Falani I, Aswan N, Hasibuan FA, Lestari H. 2023. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Yayasan Kita Menulis.

Sulthan MQ, Slamet A. 2022. Evaluasi proses pengeringan lumpur pada unit sludge dewatering dengan media filter cloth di IPAL komunal telaga abadi Kabupaten Gresik. Jurnal Teknik ITS. 11(2): 61-65.

Sunarti TC, Suprihatin, Lauda RD. 2014. Stabilisasi sludge dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) menggunakan starter bakteri indigenous pada aerobic sludge digester. Jurnal Agroindustri Indonesia. 3(1): 200-213.

Suminar R, Suwarto, Purnamawati H. 2017. Pertumbuhan dan hasil sorgum di tanah latosol dengan aplikasi dosis pupuk nitrogen dan fosfor yang berbeda. Jurnal Agron. Indonesia. 45 (3): 271-277.

Suryani I. 2014. Kapasitas tukar kation (ktk) berbagai kedalaman tanah pada areal konversi lahan hutan. Jurnal Agrisistem. 10(2): 99-106.

Utami AR. 2016. Pemanfaatan sludge limbah industri MSG sebagai bahan baku pupuk organik. Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri. 2(1): 53-57.

Yosephine IO, Saklah, Siahaan EAL. 2020. Pemberian beberapa jenis biochar terhadap c-organik dan N-total pada pertumbuhan bibit kelapa sawit. Agrosains: Jurnal Penelitian Agronomi. 22(2): 79-82.

Downloads

Abstract Views : 54
Downloads Count: 62

Published

2025-12-07

How to Cite

Fitriyani, I. H., Hazrah, F., & Nurdifa, S. M. (2025). Peningkatan kualitas tanah melalui formulasi sludge industri, arang sekam, dan kompos . Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), 13(2), 315–326. https://doi.org/10.31949/agrivet.v13i2.15378

Issue

Section

Articles